top of page

Arukina Yang Kesekian (Rosa Ithrotul Jannah)

Purnama enggan pulang

meski ufuk dari timur

mulai belajar berjalan.

Seseorang pamit

untuk mendongengkan kisah

pada purnama sebelum terlelap.

Arukina menyala-nyala

menakut-nakuti manusia

dari segala kerutinitasannya.

Aku penonton,

yang menyaksikan timur dan baratnya

langit, saling berdrama pada tugasnya.

Dan menyaksikan orang-orang yang

berjalan tergesa-gesa meratapi harinya.

Comments


© 2019 By Coastrac 18. Proudly created with Wix.com

  • Black YouTube Icon
  • Black Instagram Icon
© Copyright
bottom of page